Fig 9.23
Dalam
dunia sistem digital, efisiensi pemrosesan dan pengendalian data menjadi aspek
penting dalam desain rangkaian logika. Salah satu komponen yang berperan besar
dalam proses ini adalah multiplexer (MUX), yang berfungsi untuk memilih
satu dari beberapa sinyal input dan meneruskannya ke output, berdasarkan
kombinasi sinyal kendali. Multiplexer memungkinkan penghematan jalur transmisi
serta menyederhanakan pengendalian berbagai sumber data.
Salah
satu jenis multiplexer yang umum digunakan adalah IC 74ALS157,
yaitu quad 2-to-1 multiplexer. IC ini memiliki empat saluran multiplexer
yang masing-masing dapat memilih antara dua input data, dengan pengaturan
bersama menggunakan satu sinyal selektor (S) dan satu sinyal enable
aktif-rendah (E̅). Dengan konfigurasi ini, IC 74ALS157 sangat efektif dalam
pengalihan data secara paralel dan serempak.
Melalui
pemahaman terhadap cara kerja dan implementasi IC 74ALS157, siswa dapat
menguasai konsep dasar pemilihan data secara logis, serta memahami bagaimana
rangkaian digital dapat dirancang untuk mengelola berbagai sinyal input secara
efisien dalam satu sistem terintegrasi.
1. Memenuhi tugas mata kuliah
sistem digital
2. Memahami rangkaian multiplexer 74ALS157
A.
Alat
1.
logicprobe
Probe logika
adalah probe uji genggam berbiaya rendah yang digunakan untuk
menganalisis dan memecahkan masalah keadaan logis ( boolean 0 atau 1)
B.
Bahan
1.
Logic state
Berfungsi untuk memberikan keterangan logika 1 atau 0
2. Gerbang
AND
Jenis
pertama adalah gerbang AND. Gerbang AND ini memerlukan dua atau lebih input
untuk menghasilkan satu output. Jika semua atau salah satu inputnya merupakan
bilangan biner 0, maka outputnya akan menjadi 0. Sedangkan jika semua input
adalah bilangan biner 1, maka outputnya akan menjadi 1.
3.
Gerbang OR
Jenis kedua adalah gerbang OR. Sama seperti gerbang sebelumnya, gerbang ini
juga memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Gerbang OR ini akan
menghasilkan output 1 jika semua atau salah satu input merupakan bilangan biner
1. Sedangkan output akan menghasilkan 0 jika semua inputnya adalah bilangan
biner 0.
4.
Gerbang NOT
1.
Pengertian Multiplexer
Multiplexer
(disingkat MUX) adalah rangkaian logika kombinasi yang berfungsi
untuk memilih satu dari beberapa input data dan mengarahkannya ke satu
output berdasarkan kombinasi dari sinyal kendali (selektor). Multiplexer
disebut juga sebagai data selector karena mampu memilih jalur
data tertentu secara otomatis tergantung pada kondisi sinyal kontrolnya.
Multiplexer
digunakan secara luas dalam sistem digital untuk efisiensi pengalihan data,
penghematan jalur koneksi, serta pemrosesan informasi secara selektif di
berbagai perangkat seperti mikroprosesor, sistem komunikasi, dan perangkat
kendali otomatis.
2.
IC 74ALS157 – Quad 2-to-1 Multiplexer
IC
74ALS157 adalah salah satu jenis multiplexer yang memiliki konfigurasi:
- 4
saluran (quad) multiplexer
- 2
input per saluran (I₀ dan I₁)
- 1
output per saluran (Z)
- 1
input selektor bersama (S)
- 1
input enable aktif rendah (E̅)
Masing-masing
saluran (Za, Zb, Zc, Zd) memilih antara input I₀x dan I₁x berdasarkan nilai
selektor S. Namun, seluruh fungsi IC
akan nonaktif apabila E̅ = 1, sehingga output tidak mengikuti
input.
3.
Cara Kerja Multiplexer 74ALS157
- Sinyal
Enable (E̅):
- Jika E̅
= 1 (HIGH) → semua output dalam keadaan LOW (rangkaian
dinonaktifkan).
- Jika E̅
= 0 (LOW) → multiplexer aktif, dan output akan dipilih berdasarkan
nilai selektor S.
- Sinyal
Selektor (S):
- S
= 0 → Output mengambil nilai dari input I₀a–I₀d
- S
= 1 → Output mengambil nilai dari input I₁a–I₁d
Dengan
demikian, IC 74ALS157 bertindak sebagai empat buah MUX 2-ke-1 yang
dikendalikan bersama-sama oleh sinyal selektor S dan sinyal aktivasi E̅.
4.
Implementasi Logika Dasar
Logika
internal IC ini dapat dibangun menggunakan gerbang:
- NOT
(inverter) untuk membalik sinyal selektor
- AND untuk
mengalikan input dengan selektor
- OR untuk
menggabungkan hasil seleksi dari dua input
Setiap
saluran output (Z) pada IC dapat dirumuskan sebagai:
Dengan
pengaruh aktifasi:
- Bila E̅
= 1, maka output Z akan di-force ke LOW.
- Bila E̅
= 0, maka rumus di atas berlaku.
5.
Aplikasi Multiplexer 74ALS157
Multiplexer
seperti IC 74ALS157 banyak digunakan untuk:
- Pemilihan
data antar jalur memori
- Switching
antar sensor di sistem monitoring
- Kontrol
input pada sistem mikroprosesor
- Penghematan
jalur koneksi data
- Sistem
kendali logika terpusat
Prinisp
Kerja:
- Kondisi
Enable (E̅):
- Jika
E̅ = 1 (HIGH) → Semua output Za, Zb, Zc, Zd = LOW (0)
(rangkaian nonaktif/ter-disable, sesuai tabel kebenaran) - Jika
E̅ = 0 (LOW) → Rangkaian aktif. Input akan diteruskan ke output
sesuai dengan nilai selector S.
- Pemilihan
Data oleh Selector (S):
- Jika
S = 0: Output mengambil data dari input I₀ₐ–I₀d
- Jika
S = 1: Output mengambil data dari input I₁ₐ–I₁d
- Contoh
Mekanisme (untuk satu saluran):
- Misalnya
saluran A:
- Jika
E̅ = 0 dan S = 0 → Za = I₀ₐ
- Jika
E̅ = 0 dan S = 1 → Za = I₁ₐ
Hal
ini dilakukan untuk setiap saluran (A–D) secara paralel.
- Rangkaian
Logika Dasar (kanan bawah):
- Terlihat
bahwa setiap saluran output dibentuk oleh dua gerbang AND:
- Sinyal
I₀ dikalikan (AND) dengan NOT(S)
- Sinyal
I₁ dikalikan (AND) dengan S
- Hasil
dari keduanya digabung dengan gerbang OR → itulah output Z
- Untuk
aktivasi (E̅ = 0), sinyal ini diloloskan; jika tidak, semuanya ditahan.
Tabel
Kebenaran (dari gambar)
|
E̅ |
S |
Za |
Zb |
Zc |
Zd |
|
H |
X |
L |
L |
L |
L |
|
L |
0 |
I₀ₐ |
I₀b |
I₀c |
I₀d |
|
L |
1 |
I₁ₐ |
I₁b |
I₁c |
I₁d |
Download File Rangkaian [Download]
Komentar
Posting Komentar