Fig 7.32
Perancangan sistem digital
memerlukan pemahaman yang baik mengenai konsep pencacah (counter), terutama
dalam aplikasi yang berkaitan dengan penghitungan peristiwa, pengendalian
proses, dan konversi data. Salah satu jenis counter yang sering digunakan adalah synchronous
counter, yaitu counter yang semua flip-flop-nya dikendalikan oleh sinyal clock
yang sama sehingga transisi antar state lebih serempak dan terkontrol dibanding
asynchronous counter.
Dalam proyek ini, dirancang dan
disimulasikan sebuah 2-bit synchronous up/down counter menggunakan JK
flip-flop (74LS76), yang mampu menghitung secara menaik (up) maupun menurun
(down) bergantung pada sinyal kendali arah (direction) D. Implementasi logika
JK disesuaikan dengan tabel eksitasi JK flip-flop dan dibantu oleh gerbang
logika NOT dan OR untuk membentuk kondisi logika yang sesuai. Desain ini
bersifat fleksibel karena dapat beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan
arah penghitungan hanya dengan memanipulasi satu input kontrol.
Rangkaian ini menjadi dasar dari banyak sistem digital kompleks seperti pengatur posisi motor, penghitung digital, maupun sistem encoder–decoder. Oleh karena itu, pemahaman terhadap prinsip kerja dan implementasi dari synchronous up/down counter sangat penting sebagai fondasi dalam bidang elektronika digital.
1. Memenuhi tugas mata kuliah
sistem digital
2. Memahami cara kerja JK Flip Flop
- 2
x JK Flip-Flop (74LS76):
- U2:B
(bit B, MSB)
- U2:A
(bit A, LSB)
- Gerbang
NOT (U1 dan U3): Membalikkan sinyal D dan sinyal Q.
- Gerbang
OR (U4 dan U5): Membentuk logika JK berdasarkan persamaan dari tabel
eksitasi JK.
- Clock:
Sumber pulsa jam yang digunakan untuk mengatur sinkronisasi flip-flop.
- Probe:
Digunakan untuk memantau output A, A’, B, dan B’.
1. Counter (Pencacah)
Counter atau pencacah adalah
rangkaian logika yang digunakan untuk menghitung jumlah pulsa clock yang masuk.
Counter dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis utama: asynchronous
(ripple counter) dan synchronous counter. Pada asynchronous counter,
perubahan state terjadi secara berantai (dari satu flip-flop ke flip-flop
berikutnya), sedangkan pada synchronous counter, semua flip-flop menerima
sinyal clock secara bersamaan sehingga menghasilkan transisi yang lebih cepat
dan serempak.
2. Up/Down Counter
Up/down counter adalah jenis
counter yang mampu menghitung secara menaik (up) dan menurun
(down). Arah penghitung ditentukan oleh sinyal kontrol, umumnya disebut D
(Direction). Jika D = 1, counter akan menghitung naik (misal dari 00 → 01 → 10
→ 11), dan jika D = 0, counter akan menghitung turun (misal dari 11 → 10 → 01 →
00). Arah ini memengaruhi kondisi input JK pada flip-flop agar sesuai dengan
urutan hitungan yang diinginkan.
3. JK Flip-Flop
JK flip-flop adalah jenis flip-flop
yang paling fleksibel karena dapat melakukan fungsi set, reset,
dan toggle tergantung pada kondisi input J dan K. Tabel eksitasi JK
flip-flop adalah sebagai berikut:
|
J |
K |
Q(next) |
|
0 |
0 |
Tidak berubah |
|
0 |
1 |
Reset (0) |
|
1 |
0 |
Set (1) |
|
1 |
1 |
Toggle (Q') |
Dalam desain counter, JK flip-flop
sering digunakan karena kemampuannya untuk berubah status (toggle) pada kondisi
J = K = 1, yang cocok untuk operasi penghitung biner.
4. Gerbang Logika
- Gerbang
NOT digunakan untuk membalik sinyal, seperti menghasilkan A’ atau D’.
- Gerbang
OR digunakan untuk membentuk logika J dan K berdasarkan persamaan
fungsi dari tabel eksitasi flip-flop.
5. Synchronous Up/Down Counter
Menggunakan JK Flip-Flop
Pada rangkaian ini, dua buah JK
flip-flop digunakan untuk merepresentasikan dua bit counter (bit A dan B).
Input J dan K dari masing-masing flip-flop dikendalikan oleh kombinasi sinyal
arah (D), keluaran flip-flop, dan hasil inversinya. Tujuan dari logika ini
adalah untuk memastikan flip-flop berubah sesuai urutan up atau down. Semua
flip-flop menerima sinyal clock yang sama secara bersamaan, memastikan bahwa
perubahan status terjadi sinkron.
Rangkaian pada gambar
merupakan synchronous up/down counter berbasis JK flip-flop 74LS76
yang dirancang mengikuti diagram logika dari Fig 7.32. Rangkaian
ini memiliki dua flip-flop (U2:B dan U2:A) yang masing-masing menghasilkan
output B dan A, serta input D sebagai arah (direction) penghitung. Arah ini
menentukan apakah counter menghitung naik (up) atau turun (down).
- Sinyal
D (Direction) mengontrol apakah counter bekerja secara naik (up =
D=1) atau turun (down = D=0).
- U1
dan U3 adalah NOT gate yang menghasilkan D' dan A’/B’ untuk digunakan
sebagai input pada logika JK.
- U4
dan U5 adalah OR gate yang digunakan untuk membentuk fungsi logika
dari masukan J dan K berdasarkan tabel eksitasi JK:
- Untuk
flip-flop A: JA = A’·D + A·D’
- Untuk
flip-flop B: JB = B’·D + B·D’
- Clock
masuk ke kedua flip-flop, membuatnya sinkron, dan perubahan hanya
terjadi pada tepi clock.
Cara kerja langkah demi langkah:
- Saat D
= 1 (Up):
- Flip-flop
akan menghitung secara menaik dari 00 → 01 → 10 → 11 → 00 ...
- Saat D
= 0 (Down):
- Flip-flop
akan menghitung secara menurun dari 00 ← 01 ← 10 ← 11 ← 00 ...
- Setiap
flip-flop menerima input logika JK dari kombinasi gerbang OR dan NOT, yang
berubah sesuai nilai A, B, dan D.
- Output
ditampilkan pada A, A', B, dan B' untuk memudahkan pemantauan
level logikanya secara real-time.
Download File Rangkaian [Download]
Komentar
Posting Komentar